Tuesday, May 29, 2007

Layang Kancana dan Kampungan

“….menang Layang kencana banyak dan dinobatkan sebagai best ad school. That should shut anak anak himpunan FIKOM &^%*^&$ yg berisik kampungan setengah mati…bla..bla…”

huakakak…begitu baca tulisan ini dari sebuah jurnal gue ngakak sejadi jadinya. Yang berisik kampungan setengah mati itu temen temen gue semua, yang jumlahnya mencapai 20 orangan lebih, termasuk gue di dalamnya. Termasuk gue yang bikin ribut. Dan termasuk gue yang diributin. Gue yakin, orang yang nulis itu (dan sebagian besar peserta acara), pasti kesel setengah mati sama kelakuan anak-anak yang emang..kampungan. *ngakak lagi*

gue deskripsikan yah apa yang dibilang dia kampungan. Apa yang lebih dari 20 anak himpunan FIKOM (means Pariwara) lakukan dimalam itu. Ooh..yeaah..

  1. kita ketemu, dan berkumpul. Mulai dari angkatan 2002 sampe 2005 (mestinya, udah ada anak baru yg kita namakan anak bawang, tp entah kenapa mereka ga ada satupun yg dateng). Pertemuan dimulai dengan cipika cipiki, saling sapa, tos-tosan, menepuk keras-keras, adu jotos, gebuk2an, saling menganiaya, dan lain2.
  2. lalu yang udah dateng duluan ngusulin kita duduk depan. Biar kalo kampungan, keliatan sejadi-jadinya. huahaha
  3. tapi rencana itu gagal. Salahkan panitia mengandung yang menyediakan makan malam, bikin kita kehilangan kursi depan hmm..teu kitu oge sih..dasar wee rakus!
  4. akhirnya, secara politis kita mengusai panggung belakang. We know, panitia nyeting panggung dengan jarang sempit sama kursi, biar ga ada tukang onar di depan. (itu berarti…kita)
  5. tiba saat MC thanks for audiens like..”buat anak UNPAD!” (kita bersorak) “buat anak ITB!” (kita berteriak) “buat anak…” (kita ayan)
  6. tapi kita diem kok..apalagi pas Shady nyanyi myboo. Ouch…itu terlalu masa kini,maan! dan man gue barusan, terlalu ngota buat gue
  7. acara berlanjut, dan kita bersorak.
  8. acara berlanjut, ada cewek manis diiket kakinya dan diteriakin orang gila sambil difoto-foto, buat headline besok pagi.
  9. acara berlanjut, dan kita cuman menang satu award. Pas anak anak maju, ada yang teriak kenceng,”Nu Hebat Mah Ketua Himpunan Na!!!” siapa yang teriak? Ketua itu sendiri. Huahahha … tolol!
  10. acara nyaris selesai, dan penghargaan ga pake bumper. Dan ada anak yang nyeletuk2 yang ga pake saringan. Itu yang beneran kampungan menurut gue.

yah,well..kami memang kampungan. Dari dulu, itulah yang anak anak selalu lakuin. Kerjaan kampungan, gaya kampungan, ngomong kampungan, sedikit menjauhi orang orang yang (sok) ngota (tapi tidak termasuk sama cewek. Cewe kota..type mereka), becandaan berkisar MLM, dan yg ga intelek lainnya, and we enjoy it.

Dalam keadaan normally aja kita kampungan. Apalagi, saat itu adalah saat dimana dalam keadaan normal ga bisa berkumpul sebanyak itu…dan selalu, kampungan.

Yang jelas, yang lain menang banyak dan kami menang dikit jelas ga bikin kita jadi tiba-tiba pendiem. Gue pribadi, kecewa banget kenapa oh kenapa karya gue dan beberapa anak-anak yang jauh dibawah standar (dan effort yang gue pikir ga bisa dinamakan usaha) mesti masuk sebagai finalis? Itu cuman bikin gue agak buang waktu,kan…huehehe…ga sih, coba kalo gue ga masuk pinalis, terus gue tetep semedi di Jakarta, dan akhirnya..gue ga jadi bagian dari anak-anak yang dibilang Kampungan itu.

Ketua Himpunan yang gue kenal dengan nama Ayski Butut Busuk, yang tadi gue sempet sebut, sesumbar ngemeng ke gue “del, rezim gue..kita ngumpulin 3 piala. Menang Bola, menang (apa gitu gue lupa), sama piala Layang Kancana,” ooh Ays…ada satu lagi piala buat Lo..Piala Paling Kampungan! Huahahhaha!

Salam kenal, pemilik Blog Begajulan.net,

Sekali-kali, maen maen aja ke Jatinangor, ke Fikom…ke anak-anak Pariwara nya yang kampungan, dan sesekali ikut agak kampungan…Huehehe..dan ajak juga kita ke kampus lu..we share, dan ajak kita buat sedikit…belagu. just Kidding, u know

Seriously, we can share than ngomongin yg kurang perlu. (kaya blog gue nih..ga perlu)

=)

No comments: